081331441347 admin@amunanet.com
     

    ANGGAPAN PEREMPUAN SEBAGAI PELAKOR

    Pelakor atau biasa disebut dengan perebut lelaki orang merupakan sebutan bagi perempuang yang dianggap merusak hubungan pernikahan sepasang suami istri. Belakang ini, sedang gencar-gencarnya terdengar cerita mengenai pelakor ini, baik di media sosial maupun di saluran media tradisional. Banyak sekali orang yang mengekspresikan kemarahan dan kebenciannya melalui media sosial seperti instagram, platform dan lain sebagainya. Naamun istilah pelakor ini perlu dianalisis secara kritis. Beberapa peneliti linguistik menganalisis istilah pelakor yang digunakan hanya untuk menyalahkan pihak perempuan saja dan sama sekali tidak menyalahkan pihak laki-laki yang sudah melakukan perkhianatan di dalam pernikahannya.

    Retorika pelakor mengalami kesenjangan karena perempuan di tempatkan sebagai perebut, sebagai pelaku yang aktif dalam perselingkuhan dan pihak laki-laki di tempatkan sebagai pihak yang tak berdaya dalam perselingkuhan tersebut. Penggunaan istilah ‘pelakor’ tidak dibarengai dengan istilah bahwa laki-laki tak setia. Dan itu hanyaa menunjukkan kecondongan masyarakat hanya menyalahkan pada pihak perempuan saja dalam perselingkuhan, meskipun sudah jelas adanya bahwa untuk praktik perselingkuhan di butuhkan dua orang yang terlibat untuk bisa di sebut ‘perselingkuhan’.

    Kecondongan masyarakat Indonesia menyalahkan pelakor sebagai seorang perempuan yang di pandang negatif, dan pihak laki-laki di pandang sebagai pihak yang tak berdaya (taik punya kuasa). Masyarakat Indonesia terlihat masih menerapkan gender dalam praktik perselingkuhan ini. Ketika perselingkuhan terjadi, kesalahan akan di timpakan keapda pihak perempuan, baik perempuan lain yang di angap merebut suami orang ataupun peran perempuan yang di anggap gagal dalam mengurus suami sehingga suami melakukan perselingkuhan dengan wanita lain. Hal ini menggambrakan persepsi yang buruk terhadap perempuan dan hany melihat ke satu sisi saja tanpa melihat secara keseluruhan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

     

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *