Mengenal Penyakit Pencernaan Dari Pengertian Irritable Bowel Syndrome

Dalam dunia kesehatan, banyak sekali jenis penyakit yang dapat menyerang manusia. Mulai dari yang dapat menyerang sistem reproduksi, sistem pernapasan, hingga ke sistem pencernaan. Mungkin yang paling umum diderita masyarakat adalah gangguan pencernaan, pola makan yang salah pun dapat menimbulkan gangguan. 

Gangguan pencernaan lebih memburuk seiring bertambahnya usia. Dilansir dari buku 100 Questions and Answers Menopause atau Mati Haid, gangguan pencernaan yang sering dirasakan oleh kaum lanjut usia adalah radang saluran pencernaan dan  Irritable Bowel Syndrom atau IBS. 

Definisi Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Dilansir dari buku Askandar Tjokroprawiro yang berjudul Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi 2 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Rumah Sakit Pendidikan Dr. Soetomo Surabaya, pengertian Irritable Bowel Syndrome atau IBS yaitu gangguan fungsional usus yang ditandai dengan perut terasa nyeri, ada rasa tidak nyaman saat buang air besar, adanya perubahan kebiasaan buang air besar, dan gambaran abnormal buang air besar tanpa adanya kelainan struktural.

Pengertian lain Irritable Bowel Syndrome adalah gangguan pencernaan yang sensitif, kenapa demikian? Karena ketika seseorang menderita gangguan ini, maka usus besar mereka akan lebih mudah teriritasi, berlendir, dan gangguan lainnya. Namun, IBS ini bukanlah gangguan yang berhubungan dengan peradangan, IBS lebih dominan ke saraf. Tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang berusia kurang dari 45 tahun, dapat mengalami keluhan IBS ini. IBS lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria.

Penyebab Irritable Bowel Syndrome (IBS) 

Belum diketahui apa sebenarnya penyebab utama dari Irritable Bowel Syndrome ini, namun para ahli menduga ada beberapa faktor pemicu yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengidap IBS. Faktor pemicunya antara lain sebagai berikut.

  • Terdapat gangguan fungsi otak dalam mengirim sinyal ke usus.
  • Terjadinya perubahan hormon atau zat kimia dalam tubuh.
  • Gangguan kesehatan mental seperti stres, depresi, dan cemas.
  • Kontraksi berlebihan dari usus besar.
  • Konsumsi makanan atau minuman tertentu yang sulit untuk dicerna.
  • Adanya infeksi pada saluran pencernaan.
  • Perubahan kondisi bakteri normal di usus kecil.

Cara Mengatasi Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Karena IBS ini terbilang cukup umum dirasakan masyarakat, maka dari itu kita perlu mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi Irritable Bowel Syndrome atau sindrom pencernaan sensitif.

Pertama adalah mengurangi stres. Karena stres dipercaya dapat meningkatkan kesensitifan kerja usus sehingga semakin stres seseorang, ususnya akan lebih sensitif dengan rasa nyeri.

Kedua, menjaga pola makan teratur. Masyarakat sangat sering meninggalkan sarapan, padahal sarapan itu cukup penting untuk menambah energi sebelum beraktifitas. Tidak perlu banyak, namun dengan porsi yang cukup. Untuk makan yang berat, bisa dilakukan ketika menjelang makan siang. Usahakan untuk tidak meninggalkan waktu makan, hindari makanan yang menjadi pemicu kambuhnya IBS, mengonsumsi makanan berserat, dan terapkan pola makan yang sehat. Atur jam makan setiap harinya dengan waktu yang sama, sehingga sistem pencernaan akan terbiasa dengan kerja yang teratur. 

Ketiga yaitu rajin berolahraga. Dilansir dari Alodokter, orang yang mengidap IBS akan sangat jarang mengalami kekambuhan saat mereka rutin berolahraga. Selain itu, dengan berolahraga pun manusia akan lebih mudah untuk mengatasi stres. Bahkan cenderung untuk tidak mengalami stres.

Keempat adalah mengonsumsi probiotik atau obat-obatan. Probiotik adalah bakteri baik dan dapat ditemukan dalam suplemen. Jika IBS memang sangat mengganggu, maka penderitanya dapat mengonsumsi obat-obatan dengan berkonsultasi ke dokter.

Dengan memahami pengertian Irritable Bowel Syndrome, kita dapat melakukan pencegahan dan dapat mengatasinya dengan langkaj yang efektif.